PERAN STRATEGIS BANK SYARIAH

PERAN STRATEGIS BANK SYARIAH SEBAGAI SUMBER PEMBIAYAAN ALTERNATIF BAGI USAHA MIKRO DI INDONESIA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 21 TAHUN 2008

  • ANDREW SHANDY UTAMA

Abstract

Usaha Mikro merupakan salah satu pilar utama perekonomian nasional. Usaha Mikro harus memperoleh perlindungan sebagai wujud keberpihakan pemerintah kepada masyarakat. Akan tetapi, terdapat beberapa hambatan bagi masyarakat dalam mengembangkan usahanya, salah satunya adalah permodalan. Perlu dicarikan solusi sebagai alternatif sumber pembiayaan Usaha Mikro, terutama bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimanakah peran strategis bank syariah sebagai sumber pembiayaan alternatif bagi Usaha Mikro di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 menegaskan bahwa bank syariah bertujuan untuk menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam, bank syariah merupakan sumber pembiayaan alternatif dalam mengembangkan usahanya sesuai dengan syari’at Islam.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-04-09
How to Cite
UTAMA, ANDREW SHANDY. PERAN STRATEGIS BANK SYARIAH. Al-Amwal, [S.l.], v. 6, n. 2, p. 58-72, apr. 2018. ISSN 2303-064X. Available at: <http://jurnal.stei-iqra-annisa.ac.id/index.php/al-amwal/article/view/67>. Date accessed: 20 nov. 2018.