FAKTOR PENGARUH USAHA BIDANG KULINER TERHADAP UMKM DI KOTA PEKANBARU

FAKTOR PENGARUH USAHA BIDANG KULINER TERHADAP UMKM DI KOTA PEKANBARU

  • MIZAN ASNAWI Universitas Muhammadiyah Riau
  • NOVITA ANGGRAINI Universitas Muhammadiyah Riau

Abstract

Pada dasarnya segala sektor usaha sangat berpotensi untuk dapat lebih berkembang, namun saat ini sektor usaha yang sangat menonjol khususnya diwilayah kota Pekanbaru yaitu usaha kuliner. Dengan adanya usaha kuliner ini, tentu saja berdampak pada pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat bagi kota pekanbaru. Perkembangan ini dapat dilihat dengan jumlah pengusaha kuliner di kota pekanbaru semakin bertambah dari tahun ketahunnya. Menghadapi semakin ketatnya persaingan, UMKM tentunya harus selalu berusaha untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan kemampuan bersaing sehingga dapat tetap bertahan dalam pasar. UMKM dituntut untuk dapat terus melakukan perubahan atau inovasi dan melakukan managemen dengan baik akan usahanya. Oleh karena itu perlu penelitian faktor pengaruh usaha bidang Kuliner terhadap UMKM di Kota Pekanbaru. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa modal memberikan pengaruh yang positif sebesar 0,956 terhadap pendapatan UMKM artinya setiap peningkatan modal sebesar satu satuan maka pendapatan UMKM mengalami penaikkan sebesar 0,956 dan begitu juga sebaliknya. Tenaga kerja memberikan pengaruh yang positif sebesar 0,272 terhadap pendapatan UMKM artinya setiap peningkatan tenaga kerja sebesar satu satuan maka pendapatan UMKM mengalami penaikkan sebesar 0,272 dan begitu juga sebaliknya. Teknologi produksi memberikan pengaruh yang positif sebesar 0,052 namun tidak signifikan terhadap pendapatan UMKM.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-03-16
How to Cite
ASNAWI, MIZAN; ANGGRAINI, NOVITA. FAKTOR PENGARUH USAHA BIDANG KULINER TERHADAP UMKM DI KOTA PEKANBARU. Al-Amwal, [S.l.], v. 8, n. 2, p. 111-125, mar. 2020. ISSN 2303-064X. Available at: <http://jurnal.stei-iqra-annisa.ac.id/index.php/al-amwal/article/view/135>. Date accessed: 09 apr. 2020.